Skip to content

Zat Apa Saja yang Terkandung di dalam Rokok Elektrik?


By Riyan Nurul Hakim
Voucher Spesial Untukmu
Diskon Rp15.000

Min. belanja Rp120.000 untuk semua produk

Gunakan kode ini saat checkout:

STARTWITHFOOM
Belanja Sekarang

Belakangan ini, vape atau rokok elektrik makin sering kita lihat di mana-mana. Mungkin kamu salah satu penggunanya, atau lagi kepikiran buat beralih dari rokok konvensional. Tapi, pernah gak sih kamu bertanya-tanya, "Sebenarnya, apa aja sih zat yang terkandung dalam rokok elektrik?"

Rasa penasaran itu wajar banget, lho. Malah, itu langkah pertama buat jadi pengguna yang lebih cerdas dan sadar. Daripada cuma ikut-ikutan tren, lebih baik kita paham betul apa yang masuk ke tubuh kita, kan?

Nah, di artikel ini, aku mau ajak kamu buat bedah isi dari sebotol liquid vape. Kita akan lihat satu per satu komponennya biar kamu gak lagi nebak-nebak. Siap? Yuk, kita mulai!

Beda dari Rokok Biasa, Ini Komponen Utamanya

Hal pertama yang perlu kamu tahu, cara kerja rokok elektrik itu beda total sama rokok tembakau.

Rokok biasa itu dibakar (proses pembakaran), yang menghasilkan ribuan zat kimia berbahaya dari tar. Sementara itu, rokok elektrik bekerja dengan cara memanaskan cairan (liquid) sampai jadi uap (proses pemanasan).

Karena prosesnya beda, isinya pun jelas beda. Liquid vape pada dasarnya punya beberapa komponen utama yang jadi fondasi dari setiap rasa dan pengalaman vaping yang kamu rasakan.

Mengenal Propylene Glycol (PG) dan Vegetable Glycerin (VG)

Dua nama ini mungkin terdengar asing dan kimiawi banget, tapi tenang dulu. PG dan VG adalah basis dari hampir semua liquid vape di dunia. Keduanya dianggap aman untuk dikonsumsi (food-grade) dan bisa ditemukan di banyak produk sehari-hari, mulai dari pemanis makanan sampai kosmetik.

1. Propylene Glycol (PG)

Cairan ini lebih encer, tidak berbau, dan tidak berwarna. Dalam dunia vape, fungsi utama PG adalah sebagai "pembawa rasa" (flavor carrier). PG efektif banget dalam melarutkan perisa dan nikotin, sehingga rasa yang dihasilkan jadi lebih tajam dan terasa. Selain itu, PG juga yang memberikan sensasi "throat hit" atau sedikit rasa garukan di tenggorokan, mirip seperti saat merokok konvensional.

2. Vegetable Glycerin (VG)

Nah, kalau VG ini asalnya dari minyak nabati. Teksturnya lebih kental dan punya sedikit rasa manis. Fungsi utama VG adalah untuk produksi uap. Semakin tinggi kadar VG dalam sebotol liquid, semakin tebal dan banyak uap yang akan kamu dapatkan. Karena lebih kental, rasanya cenderung sedikit lebih lembut dibandingkan PG.

Biasanya, produsen liquid seperti FOOM akan mencampur keduanya dengan rasio tertentu, misalnya 50:50 untuk menciptakan keseimbangan antara rasa, throat hit, dan produksi uap yang pas.

Perisa (Flavoring): Si Pemberi Rasa

Ini dia nih bagian yang paling seru dari dunia vape: rasa! Dari buah-buahan segar, kopi, sampai kue-kue manis, pilihan rasanya seakan gak ada habisnya. Semua rasa ini datang dari perisa atau flavoring.

Sama seperti PG dan VG, perisa yang digunakan dalam liquid vape juga berstandar food-grade. Artinya, bahan-bahan ini aman untuk dikonsumsi. Namun, penting buat kamu untuk memilih produk dari brand yang terpercaya.

Brand yang bagus akan memastikan perisa yang mereka gunakan berkualitas tinggi dan aman untuk dipanaskan dan diuapkan, bukan sekadar perisa makanan biasa.

Nikotin: Zat yang Terkandung dalam Rokok Elektrik

Nah, ini dia salah satu zat yang terkandung dalam rokok elektrik yang paling sering dibicarakan. Penting untuk dicatat: nikotin itu opsional. Banyak kok liquid yang dijual dengan kadar nikotin 0% alias tanpa nikotin sama sekali.

Nikotin ditambahkan ke dalam liquid untuk membantu para perokok yang ingin beralih. Dengan adanya nikotin, mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan nikotinnya tanpa harus menghirup ribuan zat berbahaya dari pembakaran tembakau. Di dunia vape, ada dua jenis nikotin yang populer:

1. Freebase Nicotine

Ini adalah bentuk nikotin yang lebih murni dan memberikan "throat hit" yang lebih kuat. Biasanya ditemukan di liquid dengan kadar nikotin yang lebih rendah.

2. Salt Nicotine (Salt Nic)

Ini adalah bentuk nikotin yang dicampur dengan asam benzoat, membuatnya lebih halus di tenggorokan meskipun dalam kadar yang tinggi. Ini cocok buat kamu yang butuh asupan nikotin lebih cepat dan efisien, biasanya digunakan pada perangkat Pod System seperti yang ditawarkan FOOM.

Pastikan Beralih ke FOOM, Rokok Elektrik Kualitas Terbaik

Sekarang kamu sudah tahu kan apa saja komponen utama dalam sebotol liquid vape. Ternyata isinya tidak semisterius yang dibayangkan. Intinya adalah PG, VG, perisa, dan nikotin (yang sifatnya opsional).

Pastikan kamu selalu memilih produk dari brand yang transparan soal bahan-bahan yang mereka gunakan. Brand yang terpercaya tidak akan ragu untuk menjamin kualitas setiap tetes liquid yang mereka hasilkan.

Kalau kamu lagi cari produk vape yang sudah pasti terjamin kualitas dan keamanannya, gak perlu pusing-pusing lagi. Langsung aja mampir ke website foom.id! Di sana, kamu bisa lihat semua pilihan produk FOOM, mulai dari device sampai liquid dengan berbagai rasa, yang pastinya dibuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi.

Setiap pembelian yang kamu lakukan di website juga akan mendapatkan FOOM Point, lho! Poin ini bisa kamu kumpulkan dan tukarkan dengan berbagai keuntungan eksklusif. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftarkan dirimu di FOOM Point sekarang juga!

Voucher Spesial Untukmu
Diskon Rp15.000

Min. belanja Rp120.000 untuk semua produk

Gunakan kode ini saat checkout:

STARTWITHFOOM
Belanja Sekarang
FOOM Points Banner


Scroll to the top of the page