Langsung ke konten

Manakah yang Lebih Tinggi Nikotin, Rokok atau Vape?


Oleh Foom Lab Global
Voucher Spesial Untukmu
Diskon Rp15.000

Min. belanja Rp120.000 untuk semua produk

Gunakan kode ini saat checkout:

STARTWITHFOOM
Belanja Sekarang

Perdebatan mengenai rokok konvensional dan rokok elektrik (vape) sering kali berpusat pada satu zat pemicu adiksi utama: nikotin.

Banyak orang beralih ke vape dengan asumsi bisa mengurangi asupan nikotin secara drastis. Tapi, apakah vape benar-benar punya kadar nikotin yang lebih rendah?

Jawabannya tidak selalu sesederhana itu. Kandungan nikotin sangat bergantung pada jenis cairan dan perangkat yang kamu gunakan, namun nyatanya, vape sering kali punya potensi nikotin yang jauh melebihi rokok.

 

Kandungan Nikotin pada Rokok Konvensional

Rokok tradisional punya takaran nikotin yang relatif konsisten dari pabrikannya.

  • Sebatang rokok umumnya mengandung sekitar 10 hingga 12 mg nikotin di dalam tembakaunya.
  • Namun, tubuh manusia tidak menyerap seluruh kandungan tersebut saat dibakar. Hanya sekitar 1 hingga 2 mg nikotin yang benar-benar masuk dan terserap oleh aliran darah per batangnya.
  • Kalau kamu menghabiskan satu bungkus (20 batang) sehari, perkiraan total nikotin yang diserap tubuhmu adalah sekitar 20 hingga 40 mg.

 

Kandungan Nikotin pada Vape

Berbeda dengan rokok batangan, industri vape menawarkan tingkat nikotin yang sangat bervariasi karena cairan vape (e-liquid) diproduksi dalam berbagai konsentrasi.

  • Liquid Freebase
    Umumnya dipakai pada perangkat vape berdaya besar. Liquid ini punya kadar nikotin rendah hingga menengah, biasanya tertulis 0 mg, 3 mg, 6 mg, atau 12 mg per mililiter (ml).
  • Liquid Salt Nicotine (Nic Salts)
    Dirancang untuk perangkat kecil seperti pod atau vape sekali pakai (disposable). Kadarnya sangat tinggi dan cepat diserap tubuh, berkisar antara 20 mg hingga 50 mg (2% hingga 5%) per ml.

Sebagai perbandingan, satu pod kecil berisi 2 ml liquid dengan kadar 50 mg/ml akan memuat total 100 mg nikotin. Angka ini bisa setara atau bahkan melampaui asupan nikotin dari 2 bungkus rokok konvensional sekaligus!

 

Kesimpulan: Mana yang Lebih Tinggi?

Secara teknis, kamu punya kendali penuh atas seberapa banyak nikotin yang kamu konsumsi melalui vape. Kalau kamu pakai liquid 0 mg, tentu vape kamu tidak mengandung nikotin sama sekali. Tapi pada kenyataannya, vape berbasis pod dan disposable punya konsentrasi nikotin yang jauh lebih tinggi dibandingkan rokok konvensional.

Selain itu, uap vape umumnya terasa lebih lembut di tenggorokan (tidak memicu batuk atau throat hit sekeras rokok). Hal ini sering memicu fenomena chain vaping, kamu menghisap vape terus-menerus tanpa sadar kalau kamu sudah mengonsumsi jumlah nikotin yang masif dalam waktu yang singkat.

Voucher Spesial Untukmu
Diskon Rp15.000

Min. belanja Rp120.000 untuk semua produk

Gunakan kode ini saat checkout:

STARTWITHFOOM
Belanja Sekarang
FOOM Points


Gulir ke bagian atas halaman
⁠
⁠
⁠
Potongan 50 ribu
Free Liquid 15ml