Apa Itu AIO Vape: Cara Kerja, Kelebihan, Dan Perawatannya | FOOM Lab Global

Apa Itu AIO Vape: Cara Kerja, Kelebihan, Dan Perawatannya

AIO Vape hadir sebagai pilihan rokok elektrik (e-cigarette) berbentuk mungil yang membuatnya praktis digunakan maupun dibawa. Meski demikian, pengalaman vaping yang diberikan tetap akan memuaskan, baik bagi pemula dan profesional. Anda yang ingin memahami cara kerja sampai perawatannya pun dapat menyimak artikel ini supaya pemakaiannya lebih maksimal.

AIO Vape dan cara kerjanya

Dari segi bentuk atau desain, AIO terdiri atas dua bagian. Satu, bagian bawah untuk menampung baterai bawaan. Dua, bagian atas untuk tank yang dikenal juga sebagai cartridge. Sekilas, vape ini juga menyerupai pod, hanya saja terdapat perbedaan di beberapa bagian.

Perbedaan yang paling dapat dikenali pada AIO adalah coil yang bisa diganti, bukan pada pod maupun cartridge-nya. Brand-brand yang memproduksinya pun mengadaptasi kepraktisan pod dengan meningkatkan performa lebih baik. Maka, bukan hal mengherankan bila sejumlah vapers mempertimbangkan produk ini untuk merasakan sensasi vaping yang aman dan menyenangkan.

Bagaimana dengan cara kerja AIO Vape? Berikut instruksi umum yang disarankan untuk vapers:

  1. Pada tahap awal, basahi coil dengan liquid, lalu pasang pada cartridge;
  2. Selanjutnya, isi cartridge menggunakan liquid sesuai selera Anda;
  3. Tunggu sebentar sampai benar-benar menyerap supaya hasil pengisapan maksimal;
  4. Kemudian, atur airflow (kalau tersedia pada vape) sebelum Anda sedot;
  5. Atur cara menyedot sesuai kemampuan dan kenyamanan Anda dengan vape.

Beberapa AIO dibekali penyesuaian voltase atau watt. Anda dapat memulainya dari level paling rendah, lalu naikkan secara perlahan sampai menemukan sweet spot.

Kelebihan yang ditawarkan AIO Vape

Seperti yang disinggung, AIO Vape menawarkan salah satu kelebihan utama berupa coil atau cartridge yang mudah diganti. Dalam hal ini, vapers hanya perlu menggantinya saat performa coil menurun tanpa perlu beli pod baru. Secara tak langsung, Anda menghemat pengeluaran walau ada juga brand yang mematok harga lebih malah pada coil dibandingkan cartridge.

Begitu pula dengan kinerja, AIO lebih unggul dibandingkan pod berkat coil yang dapat dipisah dibandingkan yang ditanam (pre-built coil) pada cartridge. Alhasil, Anda bakal menerima efek nikotin lebih kuat secara maksimal.

Namun, perlu dicatat bahwa jenis vape ini memerlukan kadar nikotin lebih tinggi seperti salt nicotin yang mengandung kristal, yakni garam. Sub-ohm pada coil pun memungkinkan Anda memakai AIO dengan konsentrasi nikotin lebih rendah dan cartridge dapat diisi dengan freebased liquid.

Perawatan untuk AIO Vape

Meski mempunyai banyak kelebiham, AIO Vape perlu Anda rawat secara berkala agar tahan lama serta memberikan pengalaman optimal dalam waktu lama. Adapun langkah-langkah yang bisa Anda terapkan mencakup:

  • Jaga kebersihan. Gunakan kain lembut saat akan membersihkan vape. Permukaan kain tanpa tekstur kasar akan mencegah baret pada permukaannya sekaligus mengangkat debu dan kotoran secara menyeluruh;
  • Hindari pengisian penuh. Mengapa demikian? Pasalnya, vape yang terlalu penuh rentan mengalami kebocoran. Sebaiknya tetap isi sampai garis batas yang telah ditentukan brand yang memproduksinya;
  • Jangan pakai di bawah air dan tempat panas. AIO termasuk vape yang tak tahan air, sehingga perlu dikeringkan secara rutin. Begitu pula tempat panas yang berpotensi merusak komponen dalam vape hingga liquid yang digunakan.

Demikian informasi seputar AIO Vape, mencakup cara kerja, kelebihan, hingga perawatan untuk menjaga performanya. Jadi, Anda akan mendapatkan pengalaman vaping terbaik sekaligus aman tanpa mengalami efek samping parah.

the importance of social proof

Net Orders Checkout

Item Price Qty Total
Subtotal 0
Shipping
Total

Shipping Address

Shipping Methods