Mengintip di Balik Botol Liquid Vape yang Enak, Berikut Fakta yang Kamu Harus Tahu | FOOM Lab Global Mengintip di Balik Botol Liquid Vape yang Enak, Berikut Fakta yang Kamu Harus Tahu – FOOM Lab Global

Mengintip di Balik Botol Liquid Vape yang Enak, Berikut Fakta yang Kamu Harus Tahu

Menghabiskan waktu dengan seorang vaper musiman membuatmu sadar bahwa pemilihan liquid vape sangat personal. Mencari preferensi liquid vape yang enak kepada dua orang berbeda akan sangat sulit karena kamu pasti mendapatkan jawaban yang beragam dan berbeda-beda.  

Berdasarkan rasa, liquid vape umumnya dibagi menjadi tiga jenis, yaitu rasa buah, kue dan “lain-lain”. Kemungkinan besar, kamu akan lebih menyukai salah satu rasa di atas, namun tetap terbuka untuk mencoba dua rasa lainnya.  

Lalu, apa itu sebenarnya liquid vape dan bagaimana memilih rasa yang paling cocok dengan dirimu? Baca artikel ini untuk mengetahui jawaban selengkapnya.

Apa Saja Kandungan Liquid Vape?

Liquid vape umumnya terdiri dari 3 bahan dasar, yaitu Air, Propylene Glycol atau PG, dan Vegetable Glycerin atau VG. Selain tiga bahan tersebut, perasa buatan juga biasanya ditambahkan ke dalam campuran liquid guna memberikan rasa buah atau kue. 

Selain itu, rasa mentol juga ditambahkan untuk memberikan sedikit (atau banyak, tergantung liquid vape) untuk memberikan sensasi dingin. Nikotin pun juga bisa menjadi pilihan, meskipun sangat mudah mencari liquid vape yang enak bebas nikotin jika kamu menginginkannya.  

Dari komponen di atas, PG bertanggung jawab memberikan rasa dan nikotin, serta memberikan sensasi “throat hit” yang biasa dirasakan oleh perokok. Sedangkan, VG bertugas menghasilkan uap yang lebih tebal dan sensasi nge-vape yang berbeda dari rokok. 

Meskipun tidak ada standar perbandingan untuk kedua komponen tersebut, rasio yang digunakan biasanya adalah 50:50 atau 70:30 (dengan rasio VG lebih besar). 

 

Tidak Semua Liquid Vape Sama 

Mungkin perbedaan liquid vape yang kamu temukan di pasaran tidak terlalu mencolok. Tetapi, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Bagi sebagian orang, pilihan rasa yang ditawarkan dapat membuat seorang vaper memilih satu brand dibandingkan yang lainnya, meskipun memiliki komposisi dan rasa yang ditawarkan cenderung mirip.  

Jenis nikotin yang digunakan juga memberikan perbedaan saat nge-vape. Selain jenis freebase yang biasanya digunakan, jenis salt-nic juga menjadi pilihan banyak vaper dalam beberapa tahun terakhir karena memiliki kandungan nikotin yang tinggi dan memberikan sensasi “throat-hit” yang cukup ringan saat digunakan. 

Ada juga liquid vape yang sangat baik digunakan untuk device dengan drip-type atomizer (biasa dikenal dengan RDA, atau Rebuildable Drip Atomizers), tank atomizers (Rebuildable Tank Atomizersatau RTAs), dan podPerbedaanya hanya terletak pada rasio PG:VG dan jenis nikotin yang digunakan.

Cara Memilih Liquid Vape yang Enak 

Artinya, sekarang kamu punya banyak pilihan dan akan melewati berbagai uji coba sebelum akhirnya menemukan liquid vape yang enak untukmu saat beralih ke vape. 

Kalau memang sudah meninggalkan rokok, kamu mungkin sudah terbiasa dengan rutinitas mencoba berbagai liquid vape. Puas sekali rasanya jika kamu mencoba liquid vape lalu menemukan rasa yang paling sesuai dengan seleramu.

Kamu juga harus memperhatikan device vape milikmu saat memilih liquid. Usahakan untuk memilih liquid vape yang sesuai dengan device yang kamu miliki. Jangan ragu bertanya jika kamu tidak yakin dengan pilihanmu. 

Proses memilih liquid akan lebih mudah jika kamu punya device dengan sistem closed-podDevice ini biasanya hadir dengan liquid yang sudah terisi di dalam pod, sehingga kamu nggak perlu tebak-tebakan rasa mana yang paling cocok. Kalau liquid sudah habis, kamu cukup mengganti pod-nya dan terhindar dari proses mengisi ulang liquid yang biasanya berantakan dan lengket. 

 

Mengintip di Balik Botol Liquid Vape yang Enak, Berikut Fakta yang Kamu Harus Tahu

Menghabiskan waktu dengan seorang vaper musiman membuatmu sadar bahwa pemilihan liquid vape sangat personal. Mencari preferensi liquid vape yang enak kepada dua orang berbeda akan sangat sulit karena kamu pasti mendapatkan jawaban yang beragam dan berbeda-beda.  

Berdasarkan rasa, liquid vape umumnya dibagi menjadi tiga jenis, yaitu rasa buah, kue dan “lain-lain”. Kemungkinan besar, kamu akan lebih menyukai salah satu rasa di atas, namun tetap terbuka untuk mencoba dua rasa lainnya.  

Lalu, apa itu sebenarnya liquid vape dan bagaimana memilih rasa yang paling cocok dengan dirimu? Baca artikel ini untuk mengetahui jawaban selengkapnya.

Apa Saja Kandungan Liquid Vape?

Liquid vape umumnya terdiri dari 3 bahan dasar, yaitu Air, Propylene Glycol atau PG, dan Vegetable Glycerin atau VG. Selain tiga bahan tersebut, perasa buatan juga biasanya ditambahkan ke dalam campuran liquid guna memberikan rasa buah atau kue. 

Selain itu, rasa mentol juga ditambahkan untuk memberikan sedikit (atau banyak, tergantung liquid vape) untuk memberikan sensasi dingin. Nikotin pun juga bisa menjadi pilihan, meskipun sangat mudah mencari liquid vape yang enak bebas nikotin jika kamu menginginkannya.  

Dari komponen di atas, PG bertanggung jawab memberikan rasa dan nikotin, serta memberikan sensasi “throat hit” yang biasa dirasakan oleh perokok. Sedangkan, VG bertugas menghasilkan uap yang lebih tebal dan sensasi nge-vape yang berbeda dari rokok. 

Meskipun tidak ada standar perbandingan untuk kedua komponen tersebut, rasio yang digunakan biasanya adalah 50:50 atau 70:30 (dengan rasio VG lebih besar). 

 

Tidak Semua Liquid Vape Sama 

Mungkin perbedaan liquid vape yang kamu temukan di pasaran tidak terlalu mencolok. Tetapi, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Bagi sebagian orang, pilihan rasa yang ditawarkan dapat membuat seorang vaper memilih satu brand dibandingkan yang lainnya, meskipun memiliki komposisi dan rasa yang ditawarkan cenderung mirip.  

Jenis nikotin yang digunakan juga memberikan perbedaan saat nge-vape. Selain jenis freebase yang biasanya digunakan, jenis salt-nic juga menjadi pilihan banyak vaper dalam beberapa tahun terakhir karena memiliki kandungan nikotin yang tinggi dan memberikan sensasi “throat-hit” yang cukup ringan saat digunakan. 

Ada juga liquid vape yang sangat baik digunakan untuk device dengan drip-type atomizer (biasa dikenal dengan RDA, atau Rebuildable Drip Atomizers), tank atomizers (Rebuildable Tank Atomizersatau RTAs), dan podPerbedaanya hanya terletak pada rasio PG:VG dan jenis nikotin yang digunakan.

Cara Memilih Liquid Vape yang Enak 

Artinya, sekarang kamu punya banyak pilihan dan akan melewati berbagai uji coba sebelum akhirnya menemukan liquid vape yang enak untukmu saat beralih ke vape. 

Kalau memang sudah meninggalkan rokok, kamu mungkin sudah terbiasa dengan rutinitas mencoba berbagai liquid vape. Puas sekali rasanya jika kamu mencoba liquid vape lalu menemukan rasa yang paling sesuai dengan seleramu.

Kamu juga harus memperhatikan device vape milikmu saat memilih liquid. Usahakan untuk memilih liquid vape yang sesuai dengan device yang kamu miliki. Jangan ragu bertanya jika kamu tidak yakin dengan pilihanmu. 

Proses memilih liquid akan lebih mudah jika kamu punya device dengan sistem closed-podDevice ini biasanya hadir dengan liquid yang sudah terisi di dalam pod, sehingga kamu nggak perlu tebak-tebakan rasa mana yang paling cocok. Kalau liquid sudah habis, kamu cukup mengganti pod-nya dan terhindar dari proses mengisi ulang liquid yang biasanya berantakan dan lengket. 

 

the importance of social proof

Net Orders Checkout

Item Price Qty Total
Subtotal 0
Shipping
Total

Shipping Address

Shipping Methods